Modul Pendidikan Jasmani Kelas X
1. PERMAINAN BOLA BESAR
A. Bola Voli
Permainan bola voli adalah suatu
permainan yang dilakukan oleh 2 tim yang masing-masing tim 6 pemain.
![]() |
●
Keterangan Gambar.
1.
Garis samping,
panjangnya adalah 18 m dan fungsinya adalah untuk membatasi lapangan
permainan bagian samping.
2.
Garis belakang,
panjangnya adalah 9 m dan fungsinya adalah untuk membatasi lapangan permainan
bagian belakang.
3.
Garis tengah,
panjangnya adalah 9m dan berada tepat di tengah lapangan/garis samping dan
fungsinya adalah membagi lapangan permainan menjadi dua bagian yang sama dan
juga sebagai batas lapangan permainan regu yang satu dengan regu lawan.
4.
Garis serang,
panjangnya 9 m dan posisinya berjarak 3 m dari garis tengan atau 6 m dari garis
belakang dan fungsinya adalah sebagai pembatas bagi pemain yang posisinya
berada di belakang pada saat melakukan serangan atau smash.
5.
Garis bayangan,
panjangnya adalah 5 x 25 cm yang posisinya berada di samping kanan dan kiri
garis serang dan fungsinya hampir sama dengan garis serang.
6.
Garis Servis,
panjangnya adalah 25 cm dan posisinya berda di belakang garis belakang dengan
jarak 25 cm dan fungsinya adalah sebagai pembatas bagi seorang pemain pada saat
melakukan servis.
7.
Garis pembatas luar,
panjangnyan disesuaikan dengan kondisi lapangan, idealnya berada disamping
lapangan dengan jarak 3 m dan di belakang lapangan dengan jarak 5 m dan
fungsinya adalah sebagai pembatas lapangan luar dan juga sebagai pembatas
penonton.
8.
Garis, semua garis pada
lapangan bola voli lebarnya adalah 5 cm.
●
Jaring/ Net.
Jaring (net) adalah alat yang
digunakan untuk membatasi pemain dari regu yang satu dengan regu yang lain.
Jaring yang digunakan untuk
permainan bola voli berukuran sebagai berikut :
1. panjang
jaring : 9,50 m.
2. lebar
jaring : 1 m.
3. petak-petak/mata
jarring berukuran : 10 X 10 cm.
4. jaring
dipasang pada tiang yang terdapat di luar masing-masing garis samping, untuk
putri tingginya 2,24 m sedangakn untuk
putra tingginya 2,43 m.
5. di
atas jaring , sepanjang tepi atas jarring dan pada batas sanping jarring harus
diberi kain kanvas yang dijahit lapis dua selebar 5 cm.
●
Antena/ Rod.
Di
dalam pertandingan bola voli yang bersifat resmi di atas batas samping jarring
tersebut dipasang tongkat atau rod yang menonjol ke atas setinggi 80 cm.
Tongkat terbuat dari bahan fiber glass dengan ukuran 180 cm dan garis tengahnya
1 cm
●
Bola.
Bola
yang digunakan dalam permainan bola voli harus bulat, terbuat dari kulit dan
dalamnya terbuat dari karet atau bahan
yang sejenisnya. Ukuran bola kelilingnya adalah 65 – 67 cm sedangkan beratnya
adalah 250 – 280 gram.
Ø Pokok-pokok Peraturan
Permainan Bola voli.
1.
Jumlah pemain, jumlah pemain bola voli setiap regu masing-masing
jumlahnya 6 orang sebagai pemain inti dan maksimal 6 orang sebagai pemain
cadangan.
2.
Pelengkapan pemain,
pemain bola voli dalam suatu pertandingan harus memakai kostum (baju, celan dan
kaos kaki yang seragam kecuali pemain libero), yang harus diberi nomor dada dan
nomor punggung 1 sampai dengan 18, selain itu pemain harus menggunakan sepatu
olahraga.
3.
Permulaan pemain, permainan bola voli dimulai dengan
dilakukannya servis oleh pemain dari slah satu regu yang mendapatkan hak untuk
melakukan servis di awal pertandingan yang ditentukan dengan cara diundi (toss), selanjutnya regu yang melakukan
servis adalah regu yang berhasil mematikan permainan lawan.
4.
Lama/ Waktu Permainan, lama permainan bola voli ditentukan
oleh cepat tidaknya masing-masing regu meraih angka dan set kemenangan.
5.
Penentuan Pemenang, dalam permainan bola voli suatu regu
dinyatakan sebagai pemenang apabila regu
tersebut lebih dulu memperoleh/ meraih set kemenangan. Dalam permainan yang
menggunakan sistem dua kali kemenangan (two winning set), suatu regu dinyatakan
sebagai pemenang apabila telah memenanghkan 2 set, sedangkan yang menggunakan
sistem tiga kali kemenngan (three winning set) regu yang berhasil memenangkan
tiga set dinyatakan sebagai pemenang. Sedangkan dalam setiap set setiap regu
dinyatakan sebagai pemenang apabila terlebih dahulu memperoleh angka 25.
6.
Perolehan angka, regu yang berhak mendapatkan tambahan 1
(satu) angka adalah regu yang berhasil mematikan lawan atau apabila regu lawan
melakukan kesalahan dan tidak mampu menyeberangkan bola kembali ke daerah
permainan tim satunya dengan sempurna.
7.
Wasit, permaninan bolavoli dipimpin oleh dua orang wasit
(wasit 1 dan wasit 2) dan dibantu oleh 4 orang hakim garis dan pencatat skor.
8.
Posisi dan perputaran/ rotasi pemain, dalam permainan
bolavoli seluruh pemain memiliki kesempatn untuk melakukan servis kecuali
libero, seluruh pemain harus berputar searah jarum jam untuk mendapatkan
giliran servis yaitu dari posisi 2 bergeser ke posisi 1 untuk melakuka servis
dan selanjutnya dari posisi 1 bergeser ke posisi 6 dan seterusmya.
9.
Jumlah pukulan, dalam permainan bola voli setiap pemain
dalam satu rally diperbolehkan memukul bola maksima 2 kali (tidak
berurutan/bergantian dengan pemain yang lain), sedangkan setiap regu boleh
memukul bola maksimal 3 kali.
Ø Teknik-teknik dasar dalam bola voli:
●
Passing
passing
adalah usaha atau upaya pemain untuk mengoperkan bola kepada teman seregu yang
di mainkan di lapangan sendiri. Passing dibedakan menjdi 2 yaitu
A.
Passing bawah
Passing bawah digunakan untuk
menerima serangan dari lawan baik servis maupun smash. Cara melakukan passing
bawah:
1.
Sikap awal
●
Berdiri kaki dibuka selebar bahu, salah satu kaki ke depan
lutut sedikit ditekuk
●
Badan agak condong kedepan
●
Kedua tangan saling berpegangan
2.
Gerakan pelaksanaan
●
Ayunkan kedua tangan ke arah bola dengan sumbu gerak pada sendi
bahu, siku lurus.
●
Perkenaan bola antara pergelangan tangan dan siku
●
Pada saat memukul bola, lutut diluruskan untuk membantu
kekuatan pantulan.
3.
Gerakan akhir
●
Sikap siap normal untuk menerima bola menyesuaikan dengan
keadaan.
B.
Passing atas
Cara melakukan passing atas:
1.
Sikap awal
●
Berdiri kaki dibuka selebar bahu, salah satu kaki ke depan
lutut sedikit ditekuk
●
Kedua tangan diangkat ke depan atas dahi dengan jari-jari
terbuka membentuk setengah lingkaran
2.
Gerakan pelaksanaan
●
Pada saat bola di depan dahi, lengan diluruskan dengan
gerakan untuk mendorong bola ke atas
●
Perkenaan bola pada jari-jari ruas pertama dan kedua yang
dominan mendorong bola yaitu ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah
●
Saat perkenaan bola jari-jari dtegangkan kemudian di ikuti
dengan lecutan pergelangan tangan
3.
Gerakan akhir
●
Setelah bola memantul, dilanjutkan dengan meluruskan lengan
ke depan sebagai gerakan lanjutan.
Dalam melakukan passing dilapangan
sendiri dalam permainan boleh melakukan passing sebanyak 3 kali.
C.
Servis
adalah tindakan memukul bola oleh
seorang pemain belakang yang dilakukan dari daerah servis langsung ke daerah
lapangan lawan. Servis merupakan tanda di mulainya pertandingan.
D.
Smash
adalah pukulan menukik yang
bertujuan untuk memperoleh poin yang di arahkan ke arah lapangan lawan yang
mengakibatkan lawan tidak dapat mengembalikan bola.
Ada beberapa tahapan dalam melakukan
smash yaitu langkah awalan, tolakan untuk meloncat, memukul bola saat melayang
di udara, saat mendarat setelah memukul bola.
E.
Block (membendung)
adalah usaha untuk menghalau bola masuk ke lapangan sendiri. Macam block
yaitu block pasif dan aktif
B. Bola Basket
Adalah
permainan yang dimainkan oleh 2 regu yang masing-masing regu trdiri dari 5
pemain. Tujuan permainan bola basket adalah memasukkan bola ke ring lawan dan
mempertahankan daerah sendiri.
![]() |
●
Keterangan Gambar.
1.
Garis samping,
panjangnya adalah 28 m , fungsinya adalah membatasi lapangan permainan bagian
samping.
2.
Garis belakang,
panjangnya 15 m,.fungsinya adalah untuk membatasi lapangan permainan bagian
belakang.
3.
Garis tengah,
panjangnya sama dengan garis belakang dan berada tepat di tengah lapangan/garis
samping dan fungsinya adalah membagi lapangan permainan menjadi dua bagian yang
sama dan juga sebagai batas lapangan permainan regu yang satu dengan regu
lawan.
4.
Lingkaran tengah,
jari-jarinya 3,60 m, fungsinya adalah sebagai tempat dilaksankan jump ball atau
awal permainan.
5.
Garis atau lingkaran 3
angka (three point),
jari-jarinya 6,25 m, fungsinya adalah
sebagai pembatas bagi pemain untuk mencetak 3 angka.
6.
Daerah bersyarat (three
second area), ukurannya lihat pada gambar, fungsinya adalah sebagai daerah
terjadinya pelanggaran 3 detik yang dilakukan oleh pemain dari regu penyerang.
7.
Lingkaran di depan
masing-masing keranjang, diameternya sama dengan lingkaran tengah dan fungsinya
adalah sebagai tempat dilaksanaknnya jump
ball pada saat terjadi bola pegang.
Bola.
Bola yang digunakan dalam permainan
bola voli harus bulat, terbuat dari kulit dan dalamnya terbuat dari karet atau bahan yang sejenisnya. Ukuran bola
kelilingnya adalah 65 – 67 cm sedangkan beratnya adalah 250 – 280 gram.
Ø Pokok-pokok Peraturan
Permainan Bola Basket.
1.
Jumah pemain.
Jumlah pemain bola
basket setiap regu masing-masing terdiri dari 5 orang sebagai pemain inti dan 7
orang pemain sebagai cadangan.
2.
Perlengkapan pemain.
Pemain
bola basket dalam suatu pertandingan harus memakai kostum (baju/singlet, celana
dan kaos kaki yang seragam) yang harus diberi nomor dada dan nomor punggung 4
sampai dengan 99, selain itu pemain harus menggunakan sepatu olahraga.
3.
Permulaan permainan.
a.
Bola loncat (jump ball) untuk memulai permainan di awal
setiap babak atau pada saat permainan terhenti akibat adanya kejadian khusus.
b.
Lemparan dalam (throw in) adalah lemparan yang dilakukan
untuk memulai permainan yang terhenti karena bola keluar lapangan
4.
Waktu/ lama permainan
Permainan
yang memakai sistem babak waktunya adalah 2 X 20 menit, sedangkan yang memakai
siste periode (quarters) waktunya adalah 4 X 10 menit dan apabila di akhir
babak ke 2 atau quarter 4 kedua regu memiliki skor yang sama maka permainan
dilanjutkan dengan babak tambahan (over time) yang lama waktunya adalah 5
menit.
5.
Penentuan pemenang.
Regu
yang dianggap sebagai pemenang dalam permainan bola basket adalah regu berasil
merai angka paling banyak di akhir permainan
6.
Perolehan angka.
Setiap regu akan mendapat tambahan
angka 1 apabila regu tersebut berhasil memasukakan bola pada saat lemparan
bebas, mendapatkan tamabahan 2 angka apabila regu tersebut berhasil memasukkan
bola di dalam lingkaran tiga angka dan mendapatkan tambahan 3 angka apabila
regu tersebut berhasil memasukkan bola di luar lingkaran atau garis tiga angka.
7.
Bola di dalam dan di luar permainan.
Bola di dalam permainan adalah pada
saat permainan sudah di mulai sedangkan bola di luar permaianan apabila bola
telah menyentuh garis atau lantai di luar garis atau pada saat permainan
dihentikan oleh wasit.
8.
Pelanggaran (violition)
Pelanggaran atau violition dalam permainan bola basket
diartikan sebagai penyimpangan atau tindakan yang menyimpang dari peraturan
yang berlaku. Hukuman bagi regu yang melakukan pelanggaran adalah kehilangan
penguasaan bola.
Pelanggaran dalam permaianan bola
bsket antara lain sbb :
a.
Pemain atau bola
keluar lapangan.
Seorang pemain dinyatakan keluar
lapangan bila salahsatu bagian anggota badannya menyentuh lantai pada atau di
luar garis batas, sedangkan bola dinyatakan keluar apabila bola telah menyentuh
seorang pemain yang ada di luar lapangan atau menyentuh lantai dan benda apa
saja di atas atau di luar garis batas.
b.
Memantulkan atau mendribel bola (dribbling violation)
Seorang pemain dianggap melakukan
pelananggaran pada saat mendribel bola apabila pemain tersebut memantulkan bola
dengan dua tangan secara bersamaan atau mendribel bola kembali ketika pemain
tersebut sudah melakukan dribel
c.
Berjalan (traveling).
Seorang pemain dinggap melakukan
pelanggaran berjalan apabila pemain tersebut melangkahkan kedua kaki atau
menggeser kaki pivot pada saat memegang bola tanpa melakukan dribel.
d.
Pelanggaran 3 detik (three second violition)
e.
Memainkan bola kembali ke daerahnya sendiri (Back ball
violition)
9.
Kesalahan (foul)
Kesalahan
(foul) adalah penyimpangan dari peraturan-peraturan yang menyebabkan
persinggungan dengan lawan atau prilaku yang tidak sportif. Regu atau pemain
yang melakukan kesalahan akan dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Bentuk-bentuk kesalahan (foul) dalam permainan bola basket diantaranya sebagai
berikut:
a.
Kesalahan perorangan
(personal faouls), adalah kesalahan yang dilakukan
oleh pemain yang melibatkan persinggungan (memblok, memegang, mendorong,
menubruk, melompati, merintangi gerak maju lawan dengan jalan merentangkan
tangan, bahu, pinggul, lutut) dengan pemain lawan dalam keadaan bola hidup atau
mati. Pemain yang melakukan kesalahan sebanyak 5 atau 6 kali akan dikeluarkan
dari permainan dan tidak diperbolehkan bermain lagi sampai selesainya
pertandingan. Selain itu regu lawan akan mendapatkan kesempatan lemparan bebas
(free throw) apabila pelanggaran itu dilakukan terhadap pemain lawan yang
sedang berusaha memasukkan bola atau shooting
b. Kesalahan
teknis (technical fouls), adalah semua
kesalahan yang dilakukan oleh pemain atau regu yang tidak bersinggungan dengan
pemain lawan (berlaku tidak sopan, tidak memakai seragam sesuai peraturan, dan
lain-lain). Hukuman bagi kesalahan teknis adalah diberikannya kesempatan 2 kali
lemparan bebas bagi regu lawan.
c.
Kesalahan rangkap/ganda
(double foult), adalah kesalahan perorangan yang
dilakukan oleh dua orang pemain secara bersamaan, hukuman bagi pemain atau regu
yang melakukan sama dengan persona foul.
d. Kesalahan
banyak (multiple foult), adalah kesalahan
perorangan yang dilakukan oleh lebih dari dua orang yang dilakukan secara
bersamaan, hukumanya bagi pemain yang melakukan juga sama dengan personal foul.
Ø Teknik-teknik dasar bola basket:
A.
Passing
Passing dapat dibedakan menjadi:
1.
passing dada (chest pass): digunakan untuk mengoper bola
dari jarak dekat
2.
passing pantul (bounce pass): digunakan dengan cara memntulkan
bola ke lantai
3.
passing atas kepala (over head pass): digunakan untuk
mengoper bola jarak jauh.
4.
passing kaitan.
B.
Menggiring bola
Kegunaan menggiring bola (drible)
1.
mencari peluang serang
2.
menerobos pertahanan lawan
3.
menguasai bola dalam permainan
4.
mengendalikan permainan
C.
Menembak (shooting)
Shooting dapat dibagi yaitu lay up
shoot, jump shoot (tembakan dengan meloncat) dan tembakan kaitan.
D.
pivot
Adalah berputar ke segala arah
dengan bertumpu pada salah satu kaki pada saat pemain tersebut menguasai bola.
\
C.
ATLETIK
Kata
atletik berasal dari bahasa yunani yaitu athlon yang artinya berlomba.Nomor
yang dilombakan adalah Nomor Jalan, Lari, Lempar dan Lompat.
A. Nomor-nomor dalam atletik yaitu lari
jarak pendek yaitu yang dperlombakan adalah jarak 100 m, 200 m dan 400 m.
B. Macam start yang digunakan yaitu
start jongkok (crouching start),
start melayang (flying start), dan
start berdiri (standing start).
C. Macam-macam start jongkok yaitu
start pendek (bunch start), menengah
(medium start) dan panjang (long start).
D. Pada lari jarak pendek 100 m start
yang digunakan adalah start jongkok (bunch
start).
E. Aba-aba dalam lari yaitu
a.
Bersedia
Letakkan
tangan lebih lebar sedikit dari lebar bahu. Jari-jari dan ibu jari membentuk
huruf “ V “ terbalik. Bahu condong ke depan sedikit di depan tangan dan lengan
lurus. Pandangan hadap ke depan
b.
Siap
Angkat
panggul ke depan atas dengan tenang sampai sedikit lebih tinggi dari bahu.
Kepala rendah,
pandangan ke bawah. Lengan tetap lurus.
Pusatkan
perhatian pada bunyi pistol
c.
Ya
Ayunkan
lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke belakang kuat.
Kaki
menolak kuat papan start. Berat badan meluncur lurus ke depan.
Kunci utama yang harus dikuasai dalam
lari jarak pendek adalah start atau penolakan. Teknik-teknik memasuki finish
dalam lari yaitu
A. Membusungkan badan kedepan
B. Memutar atau memirigkan salah satu
bahu
C. Berlari tanpa mengurangi kecepatan
D.
Berlari tanpa mengubah kecepatan
Berlari tanpa mengubah kecepatan
D.
KEBUGARAN JASMANI
Kebugaran
jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian
(adaptasi) terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya tanpa menimbulkan
kelelahan yang berlebihan. Latihan kondisi fisik memegang peranan penting untuk
mempertahankan atau meningkatkan derajat kebugaran jasmani. Derajat kebugaran
jasmani seseorang sangat menetukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan
tugas-tugasnya sehari-hari. Seorang atlet yang mengikuti progam latihan kondisi
fisik secara intensif selama 6 – 8 minggu.
Bentuk-bentuk
latihan kebugaran jasmani antara lain:
a.
Latihan kekuatan
Kekuatan
adalah
kemampuan otot untuk melakukan kontraksi guna membangkitkan ketegangan terhadap
suatu tahanan. Contoh-contoh latihan kekuatan:
1.
Sit up untuk melatih menguatkan otot perut
2.
Push up untuk melatih menguatkan otot lengan
3.
Back up untuk melatih menguatkan otot punggung
4.
Latihan seperti gerobak untuk menguatkan otot lengan dan
bahu
b.
Latihan kecepatan.
Kecepatan
adalah
kemampuan untuk menmpuh suatu jarak dalam waktu sesingkat singkatnya.
Bentuk-bentuk latihan kecepatan
adalah
1.
lari cepat dengan jarak 40 – 60 meter
2.
lari dengan mengubah-ubah kecepatan
3.
lari naik bukit (up hill)
4.
lari turun bukit (down hill)
c.
Latihan meningkatkan daya tahan
jantung dan paru-paru
Interval
training adalah suatu sistem latihan yang diselingi masa-masa istirahat.
Latihan daya tahan jantung dan paru yaitu cross country, fartlek, renang jarak
jauh, interval training.
Beberapa faktor yang harus
diperhatikan dalam menyususn interval training yaitu
a.
Lamanya latihan
b.
Beban (intensitas)
c.
Ulangan (repetition)
melakukan latihan
d.
Masa istirahat (recovery
interval)
d.
Kelentukan
kelentukan
adalah
kemudahan gerakan terutama pada otot persendian. Latihan kelentukan ini
bertujuan agar otot-otot pada sendi tidak kaku dan dapat bergerak leluasa.
Latihan
kebugaran jasmani dapat dilatih dengan berbagai cara yaitu
1.
Aerobik
2.
Kalestenik
3.
Circuit training
4.
Interval training
Prinsip-prinsip
dalam menyusun latihan kebugaran jasmani yaitu
a.
Prinsip konsistensi
b.
Prinsip spesifikasi
c.
Prinsip progesif
d.
prinsip conditioning
E.
SENAM
Sikap lilin adalah sikap yang dibuat
dari sikap semula tidur terlentang, kemudian mengangkat kedua kaki (rapat) ke
atas dengan kedua tangan menopang pinggang. Sikap lilin bertujuan untuk melatih
keseimbangan serta kelentukan.
F.
NARKOBA
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari
tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi yang dapat menyebabkan
penurunan atau perubahan kesadaran. Efek yang ditimbulkan adalah hilangannya
kesadaran tubuh. Psikotropika
adalah Zat atau obat baik alam maupuni sintesis
bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat
menyebabkan perubahan mental dan perilaku.
Landasan-landasan hukum yang
mangatur tentang narkotika dan psikotropika yaitu
1.
Landasan hukum yang mengtur tentang narkotika adalah UU No.
22 tahun 1997
2.
Landasan hukum yang mengatur tentang psikotropika adalah UU
No. 5 tahun 1997
Zat psikoaktif adalah zat atau bahan lain yang bukan
narkotika dan psikotropika, namun berpengaruh pada kerja otak dan tidak
tercantum pada UU tentang narkotika dan psikotropika. Contoh: alkohol, nikotin,
cafein dan inhalansia
Macam-macam narkotika:
1. Narkotika golongan I: berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan.
Tidak digunakan untuk terapi. Contoh: heroin, kokain, putaw dan ganja.
2. Narkotika golongan II: berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan.
Digunakan untuk terapi. Contoh: morfin, petidin dan metadon.
3. Narkotika golongan III : berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan
dan banyak digunakan dalam terapi. Contoh: kodein
Psikotropika
di
bagi 4 golongan yaitu
a.
Psikotropika golongan I: berpotensi sangat kuat
menyebabkan ketergantungan dan tidak digunakan dalam terapi. Contohnya: MDMA
(ekstasi), LSD dan STP.
b.
Psikotropika golongan II: berpotensi kuat
menyebabkan ketergantungan dan digunakan sangat terbatas dalam terapi.
Contohnya: amfetamin, metamfetamin (sabu), fensiklidin dan ritalin.
c.
Psikotropika golongan III: berpotensi sedang menyebabkan
ketergantungan dan banyak digunakan dalam terapi. Contohnya: pentobarbital dan
flunitrazepam
d.
Psikotropika golongan IV: berpotensi sedang
menyebabkan ketergantungan dan banyak digunakan dalam terapi. Contohnya:
diazepam, klobazam, fenobarbi barbital, kiorazepam.
Pengaruh obat stimulan ada 2 yaitu
1.
Jangka pendek yaitu tidak bisa tidur, rasa riang, perasaan
melambung, rasa nyaman, meningkatkan keakraban. Setalah itu muncul rasa tidak
enak, murung, nafsu makan hilang, berkeringat, haus, rahang kaku, badan
gemetar, jantung berdebar dan tekanan darah meningkat.
2.
Jangka panjang yaitu kurang gizi, anemia, penyekit jantung,
gangguan jiwa, pembuluh otak dapat pecah.
Pengaruh halusinogen bagi tubuh
yaitu
1.
Jangka pendek yaitu efek tidak dapat diduga, sensasi dan
perasaan berubah secara dramatis, mengalami flashback secara berulang-ulang,
pupil melebar, sulit tidur, selera makan hilang, suhu tubuh meningkat,
berkeringat, denyut nadi dan tekanan darah meningkat, koordinasi otot
terganggu.
2.
Jangka panjang yaitu merusak sel otak, gangguan daya ingat,
meningkatnya resiko kejang, gagal pernapasan dan jantung.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar