Sabtu, 23 Mei 2015

Modul Pendidikan Jasmani Kelas X
1. PERMAINAN BOLA BESAR
A. Bola Voli
Permainan bola voli adalah suatu permainan yang dilakukan oleh 2 tim yang masing-masing tim 6 pemain.
 















      Keterangan Gambar.
1.     Garis samping, panjangnya adalah 18 m dan fungsinya adalah untuk membatasi lapangan permainan   bagian samping.
2.     Garis belakang, panjangnya adalah 9 m dan fungsinya adalah untuk membatasi lapangan permainan bagian belakang.
3.     Garis tengah, panjangnya adalah 9m dan berada tepat di tengah lapangan/garis samping dan fungsinya adalah membagi lapangan permainan menjadi dua bagian yang sama dan juga sebagai batas lapangan permainan regu yang satu dengan regu lawan.
4.     Garis serang, panjangnya 9 m dan posisinya berjarak 3 m dari garis tengan atau 6 m dari garis belakang dan fungsinya adalah sebagai pembatas bagi pemain yang posisinya berada di belakang pada saat melakukan serangan atau smash.
5.     Garis bayangan, panjangnya adalah 5 x 25 cm yang posisinya berada di samping kanan dan kiri garis serang dan fungsinya hampir sama dengan garis serang.
6.     Garis Servis, panjangnya adalah 25 cm dan posisinya berda di belakang garis belakang dengan jarak 25 cm dan fungsinya adalah sebagai pembatas bagi seorang pemain pada saat melakukan servis.

7.     Garis pembatas luar, panjangnyan disesuaikan dengan kondisi lapangan, idealnya berada disamping lapangan dengan jarak 3 m dan di belakang lapangan dengan jarak 5 m dan fungsinya adalah sebagai pembatas lapangan luar dan juga sebagai pembatas penonton. 
8.     Garis, semua garis pada lapangan bola voli lebarnya adalah 5 cm.
      Jaring/ Net.
Jaring (net) adalah alat yang digunakan untuk membatasi pemain dari regu yang satu dengan regu yang lain.
Jaring yang digunakan untuk permainan bola voli berukuran sebagai berikut :
1.     panjang jaring : 9,50 m.
2.     lebar jaring : 1 m.
3.     petak-petak/mata jarring berukuran : 10 X 10 cm.
4.     jaring dipasang pada tiang yang terdapat di luar masing-masing garis samping, untuk putri tingginya 2,24   m sedangakn untuk putra tingginya 2,43 m.
5.     di atas jaring , sepanjang tepi atas jarring dan pada batas sanping jarring harus diberi kain kanvas yang dijahit lapis dua selebar 5 cm.
      Antena/ Rod.
Di dalam pertandingan bola voli yang bersifat resmi di atas batas samping jarring tersebut dipasang tongkat atau rod yang menonjol ke atas setinggi 80 cm. Tongkat terbuat dari bahan fiber glass dengan ukuran 180 cm dan garis tengahnya 1 cm
      Bola.
Bola yang digunakan dalam permainan bola voli harus bulat, terbuat dari kulit dan dalamnya terbuat dari  karet atau bahan yang sejenisnya. Ukuran bola kelilingnya adalah 65 – 67 cm sedangkan beratnya adalah 250 – 280 gram.

Ø Pokok-pokok Peraturan Permainan Bola voli.
1.        Jumlah pemain, jumlah pemain bola voli setiap regu masing-masing jumlahnya 6 orang sebagai pemain inti dan maksimal 6 orang sebagai pemain cadangan.                                     
2.        Pelengkapan pemain, pemain bola voli dalam suatu pertandingan harus memakai kostum (baju, celan dan kaos kaki yang seragam kecuali pemain libero), yang harus diberi nomor dada dan nomor punggung 1 sampai dengan 18, selain itu pemain harus menggunakan sepatu olahraga.
3.        Permulaan pemain, permainan bola voli dimulai dengan dilakukannya servis oleh pemain dari slah satu regu yang mendapatkan hak untuk melakukan servis di awal pertandingan yang ditentukan dengan cara diundi (toss), selanjutnya regu yang melakukan servis adalah regu yang berhasil mematikan permainan lawan.
4.        Lama/ Waktu Permainan, lama permainan bola voli ditentukan oleh cepat tidaknya masing-masing regu meraih angka dan set kemenangan.
5.        Penentuan Pemenang, dalam permainan bola voli suatu regu dinyatakan  sebagai pemenang apabila regu tersebut lebih dulu memperoleh/ meraih set kemenangan. Dalam permainan yang menggunakan sistem dua kali kemenangan (two winning set), suatu regu dinyatakan sebagai pemenang apabila telah memenanghkan 2 set, sedangkan yang menggunakan sistem tiga kali kemenngan (three winning set) regu yang berhasil memenangkan tiga set dinyatakan sebagai pemenang. Sedangkan dalam setiap set setiap regu dinyatakan sebagai pemenang apabila terlebih dahulu memperoleh angka 25.
6.        Perolehan angka, regu yang berhak mendapatkan tambahan 1 (satu) angka adalah regu yang berhasil mematikan lawan atau apabila regu lawan melakukan kesalahan dan tidak mampu menyeberangkan bola kembali ke daerah permainan tim satunya dengan sempurna.
7.        Wasit, permaninan bolavoli dipimpin oleh dua orang wasit (wasit 1 dan wasit 2) dan dibantu oleh 4 orang hakim garis dan pencatat skor.
8.        Posisi dan perputaran/ rotasi pemain, dalam permainan bolavoli seluruh pemain memiliki kesempatn untuk melakukan servis kecuali libero, seluruh pemain harus berputar searah jarum jam untuk mendapatkan giliran servis yaitu dari posisi 2 bergeser ke posisi 1 untuk melakuka servis dan selanjutnya dari posisi 1 bergeser ke posisi 6 dan seterusmya.
9.        Jumlah pukulan, dalam permainan bola voli setiap pemain dalam satu rally diperbolehkan memukul bola maksima 2 kali (tidak berurutan/bergantian dengan pemain yang lain), sedangkan setiap regu boleh memukul bola maksimal 3 kali.

Ø  Teknik-teknik dasar dalam bola voli:
           Passing
passing adalah usaha atau upaya pemain untuk mengoperkan bola kepada teman seregu yang di mainkan di lapangan sendiri. Passing dibedakan menjdi 2 yaitu
A.   Passing bawah
Passing bawah digunakan untuk menerima serangan dari lawan baik servis maupun smash. Cara melakukan passing bawah:
1.     Sikap awal
        Berdiri kaki dibuka selebar bahu, salah satu kaki ke depan lutut sedikit ditekuk
        Badan agak condong kedepan
        Kedua tangan saling berpegangan
2.     Gerakan pelaksanaan
        Ayunkan kedua tangan ke arah bola dengan sumbu gerak pada sendi bahu, siku lurus.
        Perkenaan bola antara pergelangan tangan dan siku
        Pada saat memukul bola, lutut diluruskan untuk membantu kekuatan pantulan.
3.     Gerakan akhir
        Sikap siap normal untuk menerima bola menyesuaikan dengan keadaan.

B.    Passing atas
Cara melakukan passing atas:
1.     Sikap awal
        Berdiri kaki dibuka selebar bahu, salah satu kaki ke depan lutut sedikit ditekuk
        Kedua tangan diangkat ke depan atas dahi dengan jari-jari terbuka membentuk setengah lingkaran
2.     Gerakan pelaksanaan
        Pada saat bola di depan dahi, lengan diluruskan dengan gerakan untuk mendorong bola ke atas
        Perkenaan bola pada jari-jari ruas pertama dan kedua yang dominan mendorong bola yaitu ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah
        Saat perkenaan bola jari-jari dtegangkan kemudian di ikuti dengan lecutan pergelangan tangan
3.     Gerakan akhir
        Setelah bola memantul, dilanjutkan dengan meluruskan lengan ke depan sebagai gerakan lanjutan.

Dalam melakukan passing dilapangan sendiri dalam permainan boleh melakukan passing sebanyak 3 kali.
C.    Servis
adalah tindakan memukul bola oleh seorang pemain belakang yang dilakukan dari daerah servis langsung ke daerah lapangan lawan. Servis merupakan tanda di mulainya pertandingan.
D.    Smash
adalah pukulan menukik yang bertujuan untuk memperoleh poin yang di arahkan ke arah lapangan lawan yang mengakibatkan lawan tidak dapat mengembalikan bola.
Ada beberapa tahapan dalam melakukan smash yaitu langkah awalan, tolakan untuk meloncat, memukul bola saat melayang di udara, saat mendarat setelah memukul bola.
E.     Block (membendung)
      adalah usaha untuk menghalau bola masuk ke lapangan sendiri. Macam block yaitu block pasif dan aktif








B. Bola Basket
Adalah permainan yang dimainkan oleh 2 regu yang masing-masing regu trdiri dari 5 pemain. Tujuan permainan bola basket adalah memasukkan bola ke ring lawan dan mempertahankan daerah sendiri.
 
















      Keterangan Gambar.
1.        Garis samping, panjangnya adalah 28 m , fungsinya adalah membatasi lapangan permainan bagian samping.
2.        Garis belakang, panjangnya 15 m,.fungsinya adalah untuk membatasi lapangan permainan bagian belakang.
3.        Garis tengah, panjangnya sama dengan garis belakang dan berada tepat di tengah lapangan/garis samping dan fungsinya adalah membagi lapangan permainan menjadi dua bagian yang sama dan juga sebagai batas lapangan permainan regu yang satu dengan regu lawan.
4.        Lingkaran tengah, jari-jarinya 3,60 m, fungsinya adalah sebagai tempat dilaksankan jump ball atau awal permainan.
5.        Garis atau lingkaran 3 angka (three point), jari-jarinya  6,25 m, fungsinya adalah sebagai pembatas bagi pemain untuk mencetak 3 angka.
6.        Daerah bersyarat (three second area), ukurannya lihat pada gambar, fungsinya adalah sebagai daerah terjadinya pelanggaran 3 detik yang dilakukan oleh pemain dari regu penyerang.
7.        Lingkaran di depan masing-masing keranjang, diameternya sama dengan lingkaran tengah dan fungsinya adalah sebagai tempat dilaksanaknnya jump ball  pada saat terjadi bola pegang.
Bola.
Bola yang digunakan dalam permainan bola voli harus bulat, terbuat dari kulit dan dalamnya terbuat dari  karet atau bahan yang sejenisnya. Ukuran bola kelilingnya adalah 65 – 67 cm sedangkan beratnya adalah 250 – 280 gram.

Ø  Pokok-pokok Peraturan Permainan Bola Basket.
1.        Jumah pemain.
Jumlah pemain bola basket setiap regu masing-masing terdiri dari 5 orang sebagai pemain inti dan 7 orang pemain sebagai cadangan.

2.        Perlengkapan pemain.
Pemain bola basket dalam suatu pertandingan harus memakai kostum (baju/singlet, celana dan kaos kaki yang seragam) yang harus diberi nomor dada dan nomor punggung 4 sampai dengan 99, selain itu pemain harus menggunakan sepatu olahraga.
3.        Permulaan permainan.
a.        Bola loncat (jump ball) untuk memulai permainan di awal setiap babak atau pada saat permainan terhenti akibat adanya kejadian khusus.
b.       Lemparan dalam (throw in) adalah lemparan yang dilakukan untuk memulai permainan yang terhenti karena bola keluar lapangan
4.        Waktu/ lama permainan
Permainan yang memakai sistem babak waktunya adalah 2 X 20 menit, sedangkan yang memakai siste periode (quarters) waktunya adalah 4 X 10 menit dan apabila di akhir babak ke 2 atau quarter 4 kedua regu memiliki skor yang sama maka permainan dilanjutkan dengan babak tambahan (over time) yang lama waktunya adalah 5 menit.
5.        Penentuan pemenang.
Regu yang dianggap sebagai pemenang dalam permainan bola basket adalah regu berasil merai angka paling banyak di akhir permainan
6.        Perolehan angka.
Setiap regu akan mendapat tambahan angka 1 apabila regu tersebut berhasil memasukakan bola pada saat lemparan bebas, mendapatkan tamabahan 2 angka apabila regu tersebut berhasil memasukkan bola di dalam lingkaran tiga angka dan mendapatkan tambahan 3 angka apabila regu tersebut berhasil memasukkan bola di luar lingkaran atau garis tiga angka.
7.        Bola di dalam dan di luar permainan.
Bola di dalam permainan adalah pada saat permainan sudah di mulai sedangkan bola di luar permaianan apabila bola telah menyentuh garis atau lantai di luar garis atau pada saat permainan dihentikan oleh wasit.
8.        Pelanggaran (violition)
Pelanggaran  atau violition dalam permainan bola basket diartikan sebagai penyimpangan atau tindakan yang menyimpang dari peraturan yang berlaku. Hukuman bagi regu yang melakukan pelanggaran adalah kehilangan penguasaan bola.
Pelanggaran dalam permaianan bola bsket antara lain sbb :
a.        Pemain  atau bola keluar lapangan.
Seorang pemain dinyatakan keluar lapangan bila salahsatu bagian anggota badannya menyentuh lantai pada atau di luar garis batas, sedangkan bola dinyatakan keluar apabila bola telah menyentuh seorang pemain yang ada di luar lapangan atau menyentuh lantai dan benda apa saja di atas atau di luar garis batas.
b.       Memantulkan atau mendribel bola (dribbling violation)
Seorang pemain dianggap melakukan pelananggaran pada saat mendribel bola apabila pemain tersebut memantulkan bola dengan dua tangan secara bersamaan atau mendribel bola kembali ketika pemain tersebut sudah melakukan dribel
c.        Berjalan (traveling).
Seorang pemain dinggap melakukan pelanggaran berjalan apabila pemain tersebut melangkahkan kedua kaki atau menggeser kaki pivot pada saat memegang bola tanpa melakukan dribel.
d.       Pelanggaran 3 detik (three second violition)
e.        Memainkan bola kembali ke daerahnya sendiri (Back ball violition)
9.        Kesalahan (foul)
Kesalahan (foul) adalah penyimpangan dari peraturan-peraturan yang menyebabkan persinggungan dengan lawan atau prilaku yang tidak sportif. Regu atau pemain yang melakukan kesalahan akan dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bentuk-bentuk kesalahan (foul) dalam permainan bola basket diantaranya sebagai berikut:
a.        Kesalahan perorangan (personal faouls), adalah kesalahan yang dilakukan oleh pemain yang melibatkan persinggungan (memblok, memegang, mendorong, menubruk, melompati, merintangi gerak maju lawan dengan jalan merentangkan tangan, bahu, pinggul, lutut) dengan pemain lawan dalam keadaan bola hidup atau mati. Pemain yang melakukan kesalahan sebanyak 5 atau 6 kali akan dikeluarkan dari permainan dan tidak diperbolehkan bermain lagi sampai selesainya pertandingan. Selain itu regu lawan akan mendapatkan kesempatan lemparan bebas (free throw) apabila pelanggaran itu dilakukan terhadap pemain lawan yang sedang berusaha memasukkan bola atau shooting
b.       Kesalahan teknis (technical fouls), adalah semua kesalahan yang dilakukan oleh pemain atau regu yang tidak bersinggungan dengan pemain lawan (berlaku tidak sopan, tidak memakai seragam sesuai peraturan, dan lain-lain). Hukuman bagi kesalahan teknis adalah diberikannya kesempatan 2 kali lemparan bebas bagi regu lawan.
c.        Kesalahan rangkap/ganda (double foult), adalah kesalahan perorangan yang dilakukan oleh dua orang pemain secara bersamaan, hukuman bagi pemain atau regu yang melakukan sama dengan persona foul.
d.       Kesalahan banyak (multiple foult), adalah kesalahan perorangan yang dilakukan oleh lebih dari dua orang yang dilakukan secara bersamaan, hukumanya bagi pemain yang melakukan juga sama dengan personal foul.

Ø  Teknik-teknik dasar bola basket:
A.     Passing
Passing dapat dibedakan menjadi:
1.        passing dada (chest pass): digunakan untuk mengoper bola dari jarak dekat
2.        passing pantul (bounce pass): digunakan dengan cara memntulkan bola ke lantai
3.        passing atas kepala (over head pass): digunakan untuk mengoper bola jarak jauh.
4.        passing kaitan.

B.     Menggiring bola
Kegunaan menggiring bola (drible)
1.          mencari peluang serang
2.          menerobos pertahanan lawan
3.          menguasai bola dalam permainan
4.          mengendalikan permainan

C.     Menembak (shooting)
Shooting dapat dibagi yaitu lay up shoot, jump shoot (tembakan dengan meloncat) dan tembakan kaitan.

D.    pivot
Adalah berputar ke segala arah dengan bertumpu pada salah satu kaki pada saat pemain tersebut menguasai bola.

\







C.     ATLETIK
       Kata atletik berasal dari bahasa yunani yaitu athlon yang artinya berlomba.Nomor yang dilombakan adalah Nomor Jalan, Lari, Lempar dan  Lompat.
A.     Nomor-nomor dalam atletik yaitu lari jarak pendek yaitu yang dperlombakan adalah jarak 100 m, 200 m dan 400 m.
B.     Macam start yang digunakan yaitu start jongkok (crouching start), start melayang (flying start), dan start berdiri (standing start).
C.     Macam-macam start jongkok yaitu start pendek (bunch start), menengah (medium start) dan panjang (long start).
D.     Pada lari jarak pendek 100 m start yang digunakan adalah start jongkok (bunch start).
E.      Aba-aba dalam lari yaitu
a.        Bersedia
Letakkan tangan lebih lebar sedikit dari lebar bahu. Jari-jari dan ibu jari membentuk huruf “ V “ terbalik. Bahu condong ke depan sedikit di depan tangan dan lengan lurus. Pandangan hadap ke depan
b.       Siap
Angkat panggul ke depan atas dengan tenang sampai sedikit lebih tinggi dari bahu. Kepala rendah, pandangan ke bawah. Lengan tetap lurus. Pusatkan perhatian pada bunyi pistol
c.        Ya
Ayunkan lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke belakang kuat. Kaki menolak kuat papan start. Berat badan meluncur lurus ke depan.
Kunci utama yang harus dikuasai dalam lari jarak pendek adalah start atau penolakan. Teknik-teknik memasuki finish dalam lari yaitu
A.     Membusungkan badan kedepan
B.     Memutar atau memirigkan salah satu bahu
C.     Berlari tanpa mengurangi kecepatan
D.     Berlari tanpa mengubah kecepatan










D.    KEBUGARAN JASMANI
Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan. Latihan kondisi fisik memegang peranan penting untuk mempertahankan atau meningkatkan derajat kebugaran jasmani. Derajat kebugaran jasmani seseorang sangat menetukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan tugas-tugasnya sehari-hari. Seorang atlet yang mengikuti progam latihan kondisi fisik secara intensif selama 6 – 8 minggu.

Bentuk-bentuk latihan kebugaran jasmani antara lain:
a.        Latihan kekuatan
Kekuatan adalah kemampuan otot untuk melakukan kontraksi guna membangkitkan ketegangan terhadap suatu tahanan. Contoh-contoh latihan kekuatan:
1.      Sit up untuk melatih menguatkan otot perut
2.      Push up untuk melatih menguatkan otot lengan
3.      Back up untuk melatih menguatkan otot punggung
4.      Latihan seperti gerobak untuk menguatkan otot lengan dan bahu
b.       Latihan kecepatan.
Kecepatan adalah kemampuan untuk menmpuh suatu jarak dalam waktu sesingkat singkatnya.
Bentuk-bentuk latihan kecepatan adalah
1.      lari cepat dengan jarak 40 – 60 meter
2.      lari dengan mengubah-ubah kecepatan
3.      lari naik bukit (up hill)
4.      lari turun bukit (down hill)
c.        Latihan meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru
Interval training adalah suatu sistem latihan yang diselingi masa-masa istirahat. Latihan daya tahan jantung dan paru yaitu cross country, fartlek, renang jarak jauh, interval training.
Beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam menyususn interval training yaitu
a.     Lamanya latihan
b.     Beban (intensitas)
c.     Ulangan (repetition) melakukan latihan
d.     Masa istirahat (recovery interval)



d.       Kelentukan
kelentukan adalah kemudahan gerakan terutama pada otot persendian. Latihan kelentukan ini bertujuan agar otot-otot pada sendi tidak kaku dan dapat bergerak leluasa.
Latihan kebugaran jasmani dapat dilatih dengan berbagai cara yaitu
1. Aerobik
2. Kalestenik
3. Circuit training
4. Interval training
Prinsip-prinsip dalam menyusun latihan kebugaran jasmani yaitu
a.     Prinsip konsistensi
b.     Prinsip spesifikasi
c.     Prinsip progesif
d.     prinsip conditioning

E.     SENAM
Sikap lilin adalah sikap yang dibuat dari sikap semula tidur terlentang, kemudian mengangkat kedua kaki (rapat) ke atas dengan kedua tangan menopang pinggang. Sikap lilin bertujuan untuk melatih keseimbangan serta kelentukan.

F.      NARKOBA
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. Efek yang ditimbulkan adalah hilangannya kesadaran tubuh. Psikotropika adalah Zat atau obat baik alam maupuni sintesis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui  pengaruh selektif pada susunan saraf pusat menyebabkan perubahan mental dan perilaku.
Landasan-landasan hukum yang mangatur tentang narkotika dan psikotropika yaitu
1.      Landasan hukum yang mengtur tentang narkotika adalah UU No. 22 tahun 1997
2.      Landasan hukum yang mengatur tentang psikotropika adalah UU No. 5 tahun 1997
Zat psikoaktif adalah zat atau bahan lain yang bukan narkotika dan psikotropika, namun berpengaruh pada kerja otak dan tidak tercantum pada UU tentang narkotika dan psikotropika. Contoh: alkohol, nikotin, cafein dan inhalansia
Macam-macam narkotika:
1.      Narkotika golongan I: berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan. Tidak digunakan untuk terapi. Contoh: heroin, kokain, putaw dan ganja.
2.      Narkotika golongan II: berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan. Digunakan untuk terapi. Contoh: morfin, petidin dan metadon.
3.      Narkotika golongan III : berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan banyak digunakan dalam terapi. Contoh: kodein
Psikotropika di bagi 4 golongan yaitu
a.        Psikotropika golongan I: berpotensi sangat kuat menyebabkan ketergantungan dan tidak digunakan dalam terapi. Contohnya: MDMA (ekstasi), LSD dan STP.
b.       Psikotropika golongan II: berpotensi kuat menyebabkan ketergantungan dan digunakan sangat terbatas dalam terapi. Contohnya: amfetamin, metamfetamin (sabu), fensiklidin dan ritalin.
c.        Psikotropika golongan III: berpotensi sedang menyebabkan ketergantungan dan banyak digunakan dalam terapi. Contohnya: pentobarbital dan flunitrazepam
d.       Psikotropika golongan IV: berpotensi sedang menyebabkan ketergantungan dan banyak digunakan dalam terapi. Contohnya: diazepam, klobazam, fenobarbi barbital, kiorazepam.

Pengaruh obat stimulan ada 2 yaitu
1.          Jangka pendek yaitu tidak bisa tidur, rasa riang, perasaan melambung, rasa nyaman, meningkatkan keakraban. Setalah itu muncul rasa tidak enak, murung, nafsu makan hilang, berkeringat, haus, rahang kaku, badan gemetar, jantung berdebar dan tekanan darah meningkat.
2.          Jangka panjang yaitu kurang gizi, anemia, penyekit jantung, gangguan jiwa, pembuluh otak dapat pecah.

Pengaruh halusinogen bagi tubuh yaitu
1.        Jangka pendek yaitu efek tidak dapat diduga, sensasi dan perasaan berubah secara dramatis, mengalami flashback secara berulang-ulang, pupil melebar, sulit tidur, selera makan hilang, suhu tubuh meningkat, berkeringat, denyut nadi dan tekanan darah meningkat, koordinasi otot terganggu.

2.        Jangka panjang yaitu merusak sel otak, gangguan daya ingat, meningkatnya resiko kejang, gagal pernapasan dan jantung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar